2 Jenis Metode Peramalan pada Perusahaan Anda

2 Jenis Metode Peramalan pada Perusahaan Anda

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan lebih dulu mengenai langkah-langkah permalan dalam bisnis, bukan? Nah artikel kali ini akan melengkapi isi dari materi yang telah dimuat tersebut yakni mengenai jenis-jenis metode peramalan.

Metode peramalan yang sesuai akan berguna nantinya untuk melengkapi langkah-langkah peramalan  sebab masing-masing metode yang akan Anda lakukan pun akan memberikan hasil yang berbeda pula. Hal ini juga dilakukan untuk meminimalisir penyimpangan dari hasil peramalan yang telah diperoleh.

Setidaknya ada 2 jenis metode peramalan yang bisa Anda pilih, yakni sebagai berikut.

  1. Metode Deret Waktu (Time Series)

Merupakan metode yang menggunakan hubungan antara variabel independent dan dependent yang dikaitkan dengan waktu misal mingguan, bulan, triwulan, caturwulan, semester, dan tahun.

 

Metode Time Series  terbagi lagi menjadi tiga macam yaitu metode smoothing, box Jenkins, proyeksi tren dengan regresi.

 

  • Metode smoothing merupakan jenis peramalan jangka pendek untuk meramalkan perencanaan persediaan dan keuangan dengan data minimal dua tahun kebelakang dengan membuat rata-ratanya. Tujuannya untuk mengurangi ketidakteraturan data di masa lampau. Metode yang biasa digunakan yaitu metode rata-rata kumulatif dan metode rata-rata bergerak tunggal.

 

  • Metode Box Jenkins merupakan jenis peramalan jangka pendek pula yang menggunakan model sistematis dengan data minimal dua tahun untuk meramalkan perencanaan anggaran dan produksi.

 

  • Metode proyeksi tren dengan regresi merupakan jenis peramalan yang bisa dipakai untuk jangka pendek maupun jangka panjang dengan menggunakan garis tren untuk persamaan matematis. Data yang digunakan pun minimal dua tahun ke belakang, meskipun semakin banyak data yang digunakan akan semakin baik pula. Tujuan peramalan ini ialah untuk meramalkan produk baru atau rencana ekspansi

 

  1. Metode Sebab Akibat (Causal Methos)

Berbeda dengan metode debelumnya, metode sebab akibat ini tidak memengaruhi waktu. Berikut pembagian metode tersebut.

 

  • Metode regresi dan kolerasi merupakan jenis peramalan jangka pendek maupun jangka panjag yang didasarkan pada persamaan dengan teknik least squares yang dianalisis secara statistic. Biasanya peramalan ini digunkan untuk meramalkan permintaan atau penjualan dengan menggunkan data kuartal untuk menentukan hasil dari metode tersebut

 

  • Metode input-output merupakan jenis peramalan jangka panjang yang digunkan untuk menyusun tren ekonomi jangka panjang dengan menggunakan data lebih dari 10 tahun.

 

  • Metode ekonometri merupakan jenis peramalan jangka pendek maupun jangka panjang dengan menggunkan data kuartal pula dengan berdasarkan system pemasaran regresi yang diestimasi secara simultan.

 

Adapun jenis data yang bisa ditemui di lapangan terbagi menjadi seperti berikut.

  • Musiman dimana data dipengaruhi oleh musim dalam satu periode misal produk minuman dan obat-obatan
  • Horizontal dimana data tidak dipengaruhi oleh musim sebab angka penjualannya lebih konstan, misal harga sembako.
  • Siklus dimana data dipengaruhi oleh fluktuasi ekonomi jangka panjang misal penjualan mobil dan peralatan bengkel
  • Tren dimana data yang digunakan untuk observasi terdapat kenaikan dan penurunan yang begitu mencolok dalam jangka panjang misal produk pakaian.

 

 

Demikianlah pemaparan mengenai jenis metode peramalan yang bisa Anda gunakan nantinya untuk melakukan peramalan produk yang sedang Anda tawarkan saat ini di pasaran. Semoga bisa bermanfaat, ya.

 

 

Baca juga :

 

WhatsApp Chat
Send via WhatsApp