Konsultan Manajemen

Konsultan Manajemen

Kita semua pasti sering mendengar istilah konsultan manajemen. Tetapi mungkin ada beberapa orang yang belum mengerti apa pengertian dari konsultan. Profesi yang satu ini bergerak dalam bidang jasa, yaitu konsultasi dalam berbagai bidang. Sehingga konsultan manajemen adalah profesi yang bergerak dalam bidang jasa konsultasi manajemen. Seorang konsultan bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan solusi atau pemecahan masalah yang terkadang tidak bisa dilakukan oleh orang biasa. Ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang konsultan manajemen. Salah satunya adalah mampu mengerti dan menguasai masalah teknik. Skill komunikasi juga dibutuhkan untuk seseorang yang bekerja menjadi konsultan manajemen.

Hal-hal yang Dikerjakan dan Harus Dimiliki oleh Konsultan Manajemen

Pekerjaan sebagai seorang konsultan manajemen diawali dengan melakukan penawaran jasa. Cara yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan menyiapkan dokumen dan meriste klien yang prospektif. Kemudian dilanjutkan dengan menulis proposal dan melakukan presentasi kepada calon klien. Setelah itu dilakukan riset sekunder dengan menggunakan sumberdaya internal maupun sumber-sumber luar. Interview perlu dilakukan untuk mengetahui kebutuhan klien dan juga mendapatkan pemahaman mengenai proses bisnis perusahaan. Konsultan juga bertugas untuk memfasilitasi group discussion mengenai isu bisnis yang dihadapi oleh perusahaan klien. Setelah menawarkan jasa dan melakukan riset, maka langkah selanjutnya yang dilakukan oleh konsultan manajemeen adalah menganalisis.

Analisis yang dilakukan yaitu dengan membuat permodelan dalam Excel. Termasuk juga melakukan analisis dari data yang sebelumnya telah diperoleh serta model yang sudah disusun. Konsultan manajemen juga turut berperan untuk menyusun rekomendasi yang diperlukan dan menyiapkan presentasi final dalam slide powerpoint. Langkah selanjutnya adalah implementasi dengan berperan sebagai seorang project manager. Ini berarti seorang konsultan harus memastikan jalannya implementasi dengan benar dalam setiap fase. Eksekusi dan integrasi sistem serta pengujian yang direkomendasikan juga perlu dilakukan. Termasuk melakukan dokumentasi dan finalisasi setelah project berhasil terselesaikan. Setelah project selesai, maka langkah selanjutnya adalah reporting. Dimana konsultan manajemen melakukan presentasi final. Tujuannya untuk membantu klien dan menunjukkan temuan serta rekomendasi yang telah dibuat.

Selain hal-hal yang harus dikerjakan tadi, seorang konsultan manajemen juga diharuskan memiliki sikap-sikap tertentu. Seperti kemampuan untuk bekerja dalam tim. Ini telah menjadi rahasia umum bahwa seorang konsultan tidak akan bekerja sendirian. Konsultan juga harus bekerja dengan staf internal dari perusahaan klien. Seorang konsultan manajemen juga diharapkan untuk mampu bekerja secara multitasking. Dalam artian, ia mampu menyelesaikan beberapa tugas secara simultan. Karena itu dibutuhkan organizational skills dan good sense dalam menyusun prioritas. Tidak lupa juga, kemampuan akan matematika dan perhitungan kuantitatif mutlak untuk dilakukan. Konsultan harus familiar dengan hal yang satu ini.

Seorang konsultan diharapkan mampu untuk memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan riset terkini. Karena itu konsultan harus rajin dalam membaca buku, jurnal, serta menghadiri berbagai macam seminar dan workshop. Dengan begitu konsultan memiliki bekal untuk menangani masalah kliennya. Kemampuan bergaul pun perlu dimiliki juga oleh konsultan. Dengan begitu akan lebih mudah dalam komunikasi dengan orang baru. Di sisi lain, konsultan manajemen harus rela bekerja selama 80 jam per minggu. Pekerjaan ini memang membutuhkan otak dan stamina yang kuat. Sehingga benar-benar tidak ada waktu untuk berleha-leha. Terakhir, hendaknya seorang konsultan manajemen memiliki keinginan dan keberanian untuk melakukan perjalanan yang jauh demi bertemu dengan klien.