Melaksanakan Pengawasan Proyek Gedung Perkantoran

Pengawasan proyek gedung perkantoran sebaiknya dilakukan oleh pihak ketiga yang bukan pemilik dan kontraktor. Ketika sebuah gedung perkantoran sedang dibangun, pemilik dari proyek pembangunan tersebut biasanya memberi tugas kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan proyek pembangunan tersebut. Suatu pihak ini bisa berupa perorangan atau suatu badan usaha. Tugas dari pihak ini adalah mengawasi atau memanagement jalannya suatu proyek pembangunan sebuah gedung.

 

Di dalam suatu proyek pembangunan, harus terjadi komunikasi yang baik antara pihak pengawas proyek pembangunan dan juga pihak-pihak yang lain termasuk kontraktor. Sehingga, proyek yang sedang dijalankan akan berjalan dengan lancar dan cepat. Namun, jika komunikasi yang dilakukan tersebut buruk, bisa-bisa mengakibatkan kecelakaan yang sangat fatal yang seharusnya tidak perlu terjadi. Sebagai contoh jika terjadi kecelakaan pekerja, maka akan mengakibatkan kerugian terhadap penyelenggaraan administrasi dan pemilik proyek pembangunan tersebut.

 

Pada proyek pembangunan, sebenarnya tidak sedikit terjadi kasus kecelakaan yang datang secara tiba-tiba. Kecelakaan itu bisa berupa kecelakaan teknis atau kecelakaan sosial. Masalah yang terjadi di sebuah proyek memang sudah biasa terjadi. Oleh karena itu, semua pihak yang bersangutan dengan permasalahan itu terutama pihak yang melakukan pengawasan proyek gedung perkantoran harus bisa menyelesaikan permasalahan tersebut dengan aman dan cepat. Banyak faktor yang memang bisa menjadi penyebab terjadinya permasalahan dari sebuah proyek pembangunan. Baca juga artikel Memilih Jasa Riset Pemasaran.

 

Masalah yang Sering Terjadi pada Pengawasan Proyek Gedung Perkantoran

 

Sebuah permasalahan yang ada memang tidak bisa kita hindari begitu saja. Namun, sebuah masalah tentu bisa kita selesaikan. Banyak masalah yang sering muncul ketika sedang melaksanakan sebuah proyek pembangunan sebuah gedung. Tetapi, jika masalah tersebut bisa diselesaikan dengan cara yang tepat, tentu akan berdampak positif terhadap sebuah proyek pembangunan. Masalah-masalah yang sering muncul tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

 

Kurangnya pengawasan terhadap pekerja

Banyak pihak pengawasan proyek gedung perkantoran yang lalai dalam tugasnya. Sehingga banyak pekerja yang lebih mementingkan kecepatan bekerja daripada kualitas bekerja. Hal ini akan sangat membahayakan bagi keamanan gedung setelah digunakan nantinya.

 

Gambar bangunan yang tidak lengkap atau tidak sinkron

Gambar bangunan adalah kunci dari suatu pembangunan dari sebuah bangunan. Sehingga apabila terjadi kesalahan, hal ini akan membuat proyek berhenti sejenak dan melakukan koordinasi kembali.

 

Komplain para warga terhadap pembangunan gedung tersebut

Bisa karena pada saat proses pembangunan, kenyamanan warga akan terganggu, atau suara bising yang dikeluarkan oleh alat-alat dari proyek tersebut akan mengganggu pendengaran masyarakat, dan lain sebagainya.

 

Salah komunikasi antara pihak pembangunan

Hal ini perlu diperhatikan ketika melakukan pengawasan proyek gedung perkantoran agar dapat mengontrol komunikasi antar pihak dalam proyek. Sehingga proses pembangunan akan mudah dilakukan dan bisa diselesaikan sesuai target yang akan dicapai.

 

Kecelakaan pekerja

Dalam hal ini pihak yang melakukan pengawasan harus bisa menyelesaikan masalah ini, bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi dan kedepannya harus seperti apa.

 

Itu tadi adalah beberapa faktor penyebab masalah yang kemungkinan besar selalu datang di setiap adanya proyek pembangunan sebuah gedung perkantoran. Dari beberapa kendala di atas, kendala itulah yang harus bisa diselesaikan oleh pihak pengawas dari proyek tersebut. Tugas utama dari pihak pengawasan adalah melakukan pengawasan proyek gedung perkantoran. Sehingga dalam suatu proyek pembangunan, keterlibatan pihak pengawas ini sangat diperlukan demi kelancaran dan ketepatan proyek pembangunan gedung yang sedang berlangsung.