Mengetahui Pengertian Kelayakan Bisnis dan Tahapan yang Ada di Dalamnya

Mengetahui Pengertian Kelayakan Bisnis dan Tahapan yang Ada di Dalamnya

Apakah yang anda ketahui soal kelayakan bisnis? Mungkin belum banyak orang yang mengetahui hal ini. Dalam ilmu manajemen, kelayakan bisnis menjadi salah satu hal yang harus dipelajari. Karena memang kaitannya erat dengan dunia bisnis atau wirausaha. Kelayakan bisnis meliputi berbagai macam aspek mulai dari aspek hukum, sosial ekonomi seta budaya, pemasaran, teknis hingga aspek manajerial dan keuangannya. Hal tersebut kemudian dijadikan dasar dalam penelitian studi kelayakan. Hasil dari studi kelayakan bisnis akan digunakan untuk pengambilan keputusan. Studi kelayakan kemudian didasarkan pada dua orientasi. Pertama adalah didasarkan pada orientasi laba sedangkan yang kedua adalah didasarkan pada orientasi sosial.

Mengenal Lebih Dekat Aspek Kelayakan Bisnis

Di awal tadi kita sudah menyinggung sedikit mengenai aspek-aspek kelayakan bisnis. Ada aspek hukum yang membahas soal legalitas rencana bisnis yang akan dilaksanakan. Meliputi ketentuan hukum yang berlaku, mulai dari izin lokasi, akte pendirian perusahaan dari notaris setempat, NPWP, surat tanda daftar perusahaan, surat izin tempat usaha dari pemda setempat, surat tanda rekanan dari pemda setempat dan SIUP setempat. Kelengkapan tersebut harus dimiliki sebuah perusahaan ketika baru saja buka. Selanjutnya adalah aspek sosial, budaya, dan ekonomi yang menyangkut dampak yang diberikan kepada masyarakat sekitar tempat usaha. Dari sisi budaya misalnya, apakah bisnis yang didirikan memberikan pengaruh kepada kehidupan dan kebiasaan adat setempat.

Sedangkan dari sisi ekonomi, kelayakan bisnis mencari tahu mengenai seberapa besar tingkat pendapatan penduduk setempat, proyek yang bisa mengubah atau mengurangi, dan lain sebagainya. Dari segi sosial, sebagai penyelenggara bisnis kita harus mengetahui apakah bisnis kita membuat keadaan tempat menjadi semakin ramai, adanya jalur komunikasi atau tidak, dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan informasi tersebut bisa digunakan metode wawancara, kuisioner, dan lain sebagainya. Aspek selanjutnya yang perlu untuk diketahui adalah aspek pemasaran. Yang bisa dilihat dari aspek pemasaran misalnya berupa potensi pasar, jumlah konsumen yang potensial, perkembangan atau pertumbuhan penduduk, daya beli konsumen, serta strategi apa yang harus digunakan untuk meraih target dalam penjualan.

Dalam kelayakan bisnis sendiri ada beberapa tahapan. Yang pertama adalah penemuan ide untuk menghasilkan produk yang laku dijual serta menguntungkan. Ide proyek dipilih berdasarkan kemampuan dalam teknis dan seberapa besar proyek tersebut bisa menghasilkan laba. Setelah menentukan ide maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah penelitian. Proses penelitian meliputi pengumpulan data, pengolahan data, menganalisis serta menginterpretasikan hasil pengolahan data, dan menyimpulkan hasil serta membuat laporan. Setelah itu dilakukan tahap evaluasi untuk membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif.

Kalau sudah ditemukan usulan rencana bisnis yang layak maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memilih rencana bisnis yang memiliki skor tertinggi dibandingkan dengan usulan lain berdasarkan kriteria penilaian yang sebelumnya sudah ditentukan. Jika sudah, maka perlu dibuat rencana pelaksanaan pembangunan proyek atau bisnis tersebut. Dimulai dari penentuan jenis pekerjaan, jumlah kualifikasi tenaga perencana dan ketersediaan dana serta sumber daya lain serta kesiapan manajemen. Kemudian dalam realisasi dibutuhkan manajemen proyek agar pelaksaan operasional bisa berjalan dengan lancar serta efektif dan efisien dalam rangka untuk meningkatkan laba perusahaan. Itu tadi merupakan sedikit pengertian dari studi kelayakan bisnis dan tahapan yang ada di dalamnya, semoga bisa berguna untuk anda semua.