Pelatihan Studi Kelayakan Proyek

Pelatihan studi kelayakan proyek dapat membantu kelancaran pengerjaan proyek. Apa sih yang dimaksud dengan studi kelayakan proyek ? Studi kelayaan proyek adalah suatu penelitian atau studi mengenai layak atau tidaknya suatu proyek pembangunan. Sehingga dengan adanya sistem ini, semua pengerjaan proyek akan mendapat keuntungan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Selain itu juga dapat menghindari sesuatu yang bersifat merugikan.

Studi kelayakan proyek ini sangat bermanfaat bagi sebuah pembangunan, karena dapat memperbaiki kegiatan di dalam proyek yang kurang intensif. Pelatihan ini akan membahas dan merencanakan tentang konsep, strategi dan metode kelayakan proyek yang efektif dan banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan. Tujuan diadakannya studi ini berfungsi supaya bisa melakukan analisis kelayakan proyek, seperti mengatur tentang pemasukan dan pengeluaran biaya proyek, teknologi dan teknis, operasional, dan sosial atau lingkungan.

 

Pihak yang mengadakan pelatihan studi kelayakan proyek ini akan merasakan manfaatnya, seperti manager, staf, para investor, ataupun pihak yang berperan terhadap suatu pembangunan sebuah proyek. Sehingga mereka akan lebih memiliki kemampuan untuk mengelola proses sebuah pembangunan. Materi-materi yang diberikan ketika pelaksanaan studi pun juga sangat membantu para peserta. Baca juga Pentingnya Manajemen Konstruksi Demi Kelancaran Proyek.

 

Materi yang Diberikan Saat Pelatihan Studi Kelayakan Proyek

 

Pada saat pelatihan berlangsung, materi-materi yang biasanya diberikan ketika pelaksanaan studi kelayakan proyek diantaranya adalah sebagai berikut :

 

Aspek Pasar

Hal yang dipelajari mengenai aspek pasar adalah perkiraan kebutuhan proyek tentang permintaan pasar di masa mendatang. Sistem kerja pada kebutuhan permintaan pasar, mengatur kesensitifan kebutuhan  permintaan pasar. Dan juga melakukan evaluasi mengenai persaingan antar perusahaan di daerah sekitar proyek, di tingkat provinsi, negara, dan seterusnya.

 

Aspek Keperluan Proyek

Hal yang distudikan diantaranya adalah memahami perencanaan proses suatu proyek sebuah pembangunan dan melakukan pengamatan. Dipelajari juga mengenai penggunaan fasilitas produksi lalu merencanakan keperluan untuk organisasi dari pihak-pihak yang bersangkutan dalam pembangunan. Terakhir pada aspek ini juga dipelajari cara melakukan perencanaan kesiapan tenaga kerja.

 

Aspek Lingkungan

Kemudian mempelajari tentang aspek lingkungan. Dalam aspek ini pihak akan menganalisis mengenai dampak kondisi lingkungan yang diakibatkan oleh pembangunan proyek. Baik itu akan berdampak positif ataupun berdampak negatif. Juga akan mempelajari mengenai dampak sebuah pembangunan proyek terhadap kondisi masyarakat di kawasan sekitar proyek.

 

Penyusunan Biaya Investasi

Hal yang dipelajari adalah pengaturan dan penyusunan mengenai biaya keseluruhan yang akan digunakan pada sistem proyek. Mengatur biaya pemasukan dari beberapa calon investor yang akan terlibat dalam sebuah proyek. Dan mempelajari bagaimana caranya agar uang yang terhitung keluar dan masuk tidak akan mengalami kerugian.

 

Aspek Produk Proyek

Kemudian pada aspek ini, pelatihan akan didasari mengenai perencanaan dari kapasitas proyek. Yang diantaranya adalah menghitung segi ekonomi baik pengeluaran dan pemasukan. Kemudian mengatur penggunaan teknologi dan fasilitas atau pihak yang mendukung. Termasuk mempelajari menganalisis peralatan yang digunakan ketika proses proyeksi, menganalisis keseluruhan bahan yang digunakan pada saat proyek berlangsung.

 

Banyak para investor proyek yang kurang beruntung atau tidak sedikit para investor yang gagal dalam menjalani proyeknya, seperti kegagalan pada saat pembangunan ataupun pada saat pengoperasian sedang berlangsung. Sehingga pihak harus membuat ketepatan dan ketelitian dalam tahap studi kelayakan proyek agar risiko kegagalan seperti itu tidak mudah menyerang kepada pihak yang terlibat dalam sistem pembangunan sebuah proyek.