Project Kontrol untuk Proyek Pembangunan

Dalam pelaksanaan sebuah proyek pembangunan, kesalahan – kesalahan bisa dan sering terjadi. Oleh karena itu, sebuah sistem pengawasan atau project kontrol harus dilakukan. Sistem yang menjaga dan mengendalikan proyek agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pengendalian proyek ini bertujuan untuk menjaga sasaran perencanaan, menjaga sistem komunikasi dan mengawasi pekerja. Dan juga dengan pengawasan memungkinkan mengambil tindakan perbaikan sehingga target tercapai sesuai dengan rencana.

 

Tugas dari project kontrol adalah melakukan perbandingan terhadap proyek pembangunan. Membandingkan proyek yang nyata atau yang sedang dibangun dengan proyek yang akan ditargetkan atau gambaran sesuai rencana. Jika pekerjaan dari proyek pembangunan ini ternyata melenceng dari target rencana, maka pihak dari project kontrol akan melakukan koordinasi kembali. Kemudian dapat dilanjutkan dengan melaksanakan perbaikan-perbaikan pada semua proyek yang mengalami kesalahan.

 

Kemudian, fungsi lain dari dilakukannya project kontrol ini diantaranya adalah memantau biaya yang keluar dan masuk dari proyek. Pusat administrasi memiliki hasil anggaran yang bisa dibandingkan dengan pengeluaran dan pemasukan yang seharusnya sesuai dengan target rencana. Memantau peran aktif yang dilakukan oleh pekerja tim, menugaskan tugas kepada orang yang tepat, Ikut serta dalam berbagai macam pertemuan untuk kemajuan proyek, menata strategi untuk mengatasi berbagai masalah hambatan.

 

Melakukan inovasi untuk mempermudah semua sistem pekerjaan, melakukan penghematan terhadap sumber daya yang ada. Menjadwalkan dengan penuh perhitungan untuk jadwal pekerjaan sehingga proyek bisa segera selesai. Bertanggung jawab penuh atas hukum yang berpengaruh terhadap semua keselamatan pihak pekerja proyek dan menangani berbagai masalah lainnya. Untuk melakukan semua pekerjaan-pekerjaan tersebut, project kontrol memiliki beberapa komponen kerja yang difungsikan agar semua pekerjaan terasa lebih ringan. Baca juga Pengalaman Kerja PT. Grapadi Sejahtera Mandiri.

 

Beberapa Komponen pada Project Kontrol

 

Untuk melancarkan tugas-tugasnya, pihak dari pembangunan proyek akan memberikan kemudahan dengan cara memberi komponen-komponen yang tersedia. Komponen-komponen tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

 

Pengontrol Jadwal Proyek

Hal ini perlu dilakukan agar proyek yang dikerjakan akan sesuai target dengan apa yang sudah direncanakan. Sehingga proyek pembangunanpun bisa dilakukan tanpa harus ada keterlambatan dari segi apapun. Termasuk merencanakan sistem kerja lembur yang harus dilakukan ketika terjadi ketidak sengajaan karena terdapat keterlambatan proyek.

 

Pengontrol Anggaran Proyek

Penggunaan anggaran pada suatu proyek pembangunan memang sangat penting dan sangat diperlukan. Hal ini harus selalu diamati agar anggaran yang akan keluar dan masuk proyek dapat dihitung sesuai rencana.

 

Pengontrol Kelancaran Proyek

Proyek akan selalu diamati untuk menghadirkan sebuah proyek yang selalu dapat berjalan seusai dengan rencana. Termasuk melalukan pencegahan terhadap semua hal yang menyebabkan proyek keluar dari target.

 

Pengontrol Sumber Daya

Pengontrolan ini dimaksudkan untuk memperlancar sebuah pekerjaan yang harus dilakukan oleh beberapa sumber daya yang telah dimuat, seperti tenaga kerja dan aset lainnya. Para tenaga kerja juga harus dikontrol agar mereka dapat bekerja sesuai dengan sebagaimana tugas mereka. Terkadang ada beberapa tenaga kerja yang ternyata melakukan tugasnya dengan kurang baik.

 

Jarang sekali ketika ada pekerjaan suatu proyek bahwa proyek tersebut akan selesai tepat waktu dan sesuai dengan rencana. Untuk mencegah hal-hal seperti itu, keterlibatan dari project kontrol ini sangat berpengaruh sekali. Maka dari itu, pemilik atau owner dari sebuah proyek harus mempersiapkan terlebih dahulu secara matang atas segala kesiapan mengenai proyek yang akan dilaksanakan, termasuk mempersiapkan tentang project kontrol ini.