Image

Tipe, Manfaat dan Peranan Studi Kelayakan untuk Usaha

Ada sederet fungsi dan manfaat dari studi kelayakan untuk usaha. Seperti yang sudah diketahui, studi kelayakan sendiri memiliki beberapa fungsi penting dari berdirinya sebuah usaha. Yang umumnya sudah dilakukan jauh sebelum usaha benar-benar dimulai.

 

Dimulai dari sebuah susunan ide bisnis yang akhirnya dirangkum bersama dengan sederet kemungkinan. Kemudian juga perencanaan jalannya usaha beserta dengan lajur serta alur usaha tersebut selanjutnya. Di awal mula ini pun sudah diberikan faktor yang menguntungkan dan merugikan dari usaha tersebut. Akhirnya menjadi pertimbangan pihak investor untuk bekerja sama atau tidak.

 

Selain pihak investor, masih ada beberapa pihak lain yang juga memiliki fungsi dan peranan yang sama untuk berlangsungnya usaha ini. Di beberapa kesempatan, bahkan pihak seperti kreditor, pihak bank, hingga pemerintah pun memiliki kebutuhan besar untuk kajian kelayakan yang akan dimiliki sebuah usaha. Adanya kajian apakah sebuah usaha bisnis pun memberikan pihak-pihak yang terlibat langsung merasa yakin dengan investasi yang akan mereka tanamkan.

 

Tentu saja bukan, karena pihak investor maupun kreditor tak akan memberikan sebuah modal atau investasi tanpa adanya landasan yang kuat mengenai faktor resiko, faktor keuntungan, hingga seberapa lama hingga nantinya investasi dan modal tersebut bisa kembali. Baca juga artikel Jasa Perencanaan Manajemen.

 

 

Peranan Studi Kelayakan dalam Suatu Usaha

 

Setelah mengetahui sederet hal diatas, saat ini waktunya untuk mulai melihat lebih dalam lagi mengenai tipe, manfaat, hingga peranan dari studi kelayakan untuk bisnis ini sendiri. Bila menilik lebih jauh ada beberapa hal yang menjadi manfaat utama dari sebuah riset kelayakan pada sebuah bisnis. Manfaat ini, akan bergantung dari masing-masing sosok atau orang yang akan terlibat dengan bisnis tersebut. Dan seberapa jauh studi kelayakan ini akan mempengaruhi keputusan yang mereka miliki.

 

Manfaat dari riset kelayakan secara umum ini adalah :

Pertama, memberi gambaran kasar mengenai jalannya sebuah usaha. Disebutkan diatas, studi kelayakan akan memberikan sebuah rangkuman ide mengenai jalannya usaha. Disini akan disebutkan bagaimana nantinya sebuah usaha tersebut akan berlangsung. Selain itu juga bagaimana dengan  jalannya usaha dan bisnis tersebut untuk selanjutnya. Ada beberapa hal menarik dari gambaran usaha ini sendiri, dimana sudah akan bisa diprediksikan keuntungan dan kerugian dari usaha ini nantinya.

 

Kedua, penyelidikan faktor kerugian dan keuntungan. Melalui studi kelayakan ini pun akan tampak faktor-faktor apa saja yang akan menguntungkjan bagi jalannya usaha serta faktor apa saja yang akan membuat usaha ini berada dalam “bahaya”. Risk factor dan risk control pun akan menjadi sebuah hal penting yang akan dikaji secara mendalam.

Beberapa tipe dari studi kelayakan ini sendiri :

  1. Tipe studi kelayakan untuk kontruksi, yang biasanya tentu digunakan untuk membangun prasarana dan sarana milik pemerintah, instansi, atau umum
  2. Tipe konsultasi uji kelayakan bisnis
  3. Tips konsultasi uji kelayakan usaha menengah, biasanya tipe studi kelayakan ini diberikan untuk para investor atau untuk perijinan pemerintah,
  4. Konsultasi kelayakan usaha kecil, yang biasanya melakukan uji kelayakan ini adalah pihak bank yang memberi kredit usaha.

 

Dari manfaat dan tipe tersebut tentu sudah jelas sekali bagaimana konsultasi apakah usaha akan layak atau tidak menjadi begitu penting dan konseptual. Studi kelayakan ini pun memiliki peranan penting untuk pemerintah memberikan ijin usaha.