Tahapan-tahapan dalam Membuat Studi Kelayakan Bisnis

Tahapan-tahapan dalam Membuat Studi Kelayakan Bisnis

Studi kelayakan bisnis menjadi hal yang wajib dimiliki bagi Anda yang akan menjalankan bisnis untuk mengukur seberapa layak bisnis Anda dapat dieksekusi dan mampu bertahan di pasar. Untuk menjalankan studi kelayakan bisnis, diperlukan beberapa tahapan yang harus dipersiapkan. Berikut ini merupakan tahap-tahap yang harus Anda lalui untuk membuat studi kelayakan bisnis.

Menemukan ide bisnis

Sebelum masuk ke tahapan lainnya, hal pertama yang harus dilakukan ialah menemukan sebuah ide bisnis. Untuk dapat lolos studi kelayakan bisnis, produk/jasa yang ditawarkan dalam bisnis harus mengikuti minat pasar sehingga akan laku dijual dan menguntungkan. Namun, hal yang terpenting yang perlu Anda perhatikan ialah ide bisnis harus cocok dengan intuisi pebisnis, sehingga pebisnis sebagai pengambil keputusan akan melibatkan dirinya dalam hal-hal teknis yang penting. Apabila Anda memiliki lebih dari satu ide bisnis yang tidak bisa ditentukan pilihannya, dalam tahap ini Anda masih boleh untuk memiliki beberapa ide. Ide bisnis yang Anda miliki harus melalui tahapan selanjutnya, yaitu tahap penelitian dan evaluasi, sebelum akhirnya akan disaring salah satu saja yang dieksekusi berdasarkan hasil evaluasi.

Melakukan penelitian

Setelah menemukan ide yang cocok, tahapan selanjutnya ialah penelitian dengan cara ilmiah agar mendapat data-data yang akurat. Ide bisnis yang ada di kepala terkadang bisa jadi tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di pasar, sehingga tahapan ini penting untuk dilakukan dengan metode yang benar dan mengambil data-data yang dapat diandalkan. Tahapan-tahapan penelitian berupa mengumpulkan data, melakukan pengolahan pada data, menginterpretasikan hasil pengolahan data, menyimpulkan hasil penelitian, dan membuat laporan hasil penelitian. Data-data penelitian dapat ditemukan dengan cara meninjau langsung ke lapangan, melakukan wawancara, membagikan kuisioener, ataupun berdasarkan arsip – arsip yang sudah ada seperti dokumentasi dan data – data penelitian di perpustakaan.

Mengevaluasi ide bisnis

Dalam tahap ini, Anda harus membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar kriteria. Anda akan membandingkan seluruh ongkos yang akan ditimbulkan oleh usulan bisnis serta manfaat yang akan diperkirakan akan diperoleh. Macam – macam evaluasi yang dilakukan adalah mengevaluasi usaha proyek yang akan didirikan, mengevaluasi proyek yang akan dibangun, dan mengevaluasi bisnis yang sudah dioperasionalkan secara rutin.

Mengurutkan usulan ide bisnis yang layak dieksekusi

Banyaknya ide bisnis membuat tahap ini sangat penting untuk dilalui. Setelah melakukan evaluasi, maka harus dipilih satu ide bisnis yang layak dieksekusi berdasarkan pertimbangan dari hasil evaluasi ide bisnis. Bisnis yang dipilih harus memberikan keuntungan dari berbagai aspek dan satu ide bisnis saja yang perlu dipilih sehingga pebisnis dapat fokus menggarap satu ide bisnis.

Perencanaan pelaksanaan bisnis

Setelah menentukan bisnis yang akan dijalani, diperlukan perencanaan pelaksanaan proyek bisnis. Rencana pelaksanaan proyek bisnis meliputi menentukan jenis – jenis pekerjaan yang diperlukan, berapa banyak tenaga pekerja yang dibutuhkan, apa kualifikasi pekerja yang diinginkan, berapa banyak dana dan operasional yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis,

Mewujudkan bisnis

Tak perlu menunggu lama, setelah tahap perencanaan pelaksanaan bisnis selesai dikerjakan, sekarang saatnya untuk melaksanakan bisnis sesuai dengan rencana. Apabila hasil evaluasi yang dilakukan sebelumnya sudah berdasarkan data di lapangan dan tim pekerja sudah sesuai standart yang diinginkan tentunya pelaksanaan bisnis akan berjalan lancar. Setelah selesai melaksanakan proyek bisnis ini, Anda masih perlu membuat evaluasi bisnis sebagai bentuk feedback yang akan mengkaji ulang bisnis secara terus menerus sehingga tidak merugikan perusahaan.

WhatsApp Chat
Send via WhatsApp