Image

Segala Hal Tentang Studi Kelayakan Rumah Sakit yang Harus Dipahami

Berbicara mengenai studi kelayakan, ada beberapa hal yang sepertinya saat ini sudah dipahami oleh pembaca sekalian. Terutama mengenai pentingnya studi kelayakan dan ruang lingkup dari kajian studi kelayakan ini sendiri. Nah, bagaimana dengan studi kelayakan rumah sakit? Rumah sakit, memiliki prosedur studi kelayakan yang sedikit banyak berbeda dengan studi kelayakan pada jenis usaha lain. Dan juga, untuk studi kelayakan pada rumah sakit pun memiliki lebih banyak aspek yang harus dipertimbangkan.

 

Memahami Studi Kelayakan Rumah Sakit

 

Studi kelayakan pada rumah sakit akan berhubungan dengan masalah perijinan untuk rumah sakit itu sendiri. Hasil kajian dari uji kelayakan akan mempengaruhi jenis layanan yang akan diberikan oleh rumah sakit. Dan juga kapasitas tempat tidur atau TT dari rumah sakit tersebut.

 

Hasil kajian studi kelayakan (Feasibility Study) harus memenuhi standarisasi dan prosedur yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia dan kajian menteri kesehatan. Dan masih banyak hal yang sebenarnya penting untuk diketahui mengenai studi kelayakan rumah sakit ini sendiri. Baca juga artikel Tugas dan Wewenang Konsultan Jasa Pengawasan Proyek.

 

Undang – Undang Tentang Studi Kelayakan Rumah Sakit

 

Studi kelayakan rumah sakit juga disebutkan dan ditentukan dalam Undang-Undang nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 7 ayat (1). Disana disebutkan Rumah Sakit harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, prasarana, sumber daya manusia, kefarmasian, dan peralatan.

 

Maksud Studi Kelayakan

Lalu maksud dari diadakannya studi kelayakan yakni agar rumah sakit sebagai usaha dan sebagai penyedia jasa kesehatan mampu memenuhi beberapa unsur penting yang disebutkan dibawah ini :

 

  • Healt needs atau kebutuhan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan dan standar di masyarakat dan pemerintah.
  • Cultures, yang berarti pemenuhan kebutuhan atas kebudayaan daerah setempat.
  • Climate, penyesuaian pada kondisi alam daerah setempat.
  • Sites, studi kelayakan rumah sakit pun menjadi pedoman bagi pendirian berdasarkan dari area yang tersedia.
  • Budget, yakni kondisi keuangan manajemen RS.

 

Tujuan Studi Kelayakan

Dari maksud studi kelayakan diatas, ada beberapa tujuan tertentu dari dibuatnya kajian studi kelayakan rumah sakit. Yang masing-masing tujuannya disebutkan dibawah ini.

 

  • Studi kelayakan akan menjadi dasar acuan untuk mewujud nyatakan rencana pembangunan dan pengembangan suatu rumah sakit secara baik dan juga benar.
  • Selain itu, studi kelayakan rumah sakit pun menjadi acuan bagi pengelola rumah sakit maupun bagi konsultan perencana sehingga masing-masing pihak dapat memiliki persepsi yang sama.
  • Menjadi pemenuhan salah satu persyaratan pengurusan Ijin Mendirikan Rumah sakit.

 

Ruang Lingkup Studi Kelayakan

Selain maksud dan tujuan dari studi kelayakan rumah sakit diatas, ada beberapa hal lain lain yang harus diperhatikan mengenai kajian analisa kelayakan pada rumah sakit. Yakni ruang lingkup dari studi kelayakan itu sendiri. Ruang lingkup studi kelayakan ini adalah batasan, dimana beberapa hal ada yang akan menjadi pertimbangan dan dimasukkan dalam analisa studi kelayakan ini sendiri. Beberapa ruang lingkup ini meliputi :

 

  1. Segi Lingkungan/ Situasi Kecenderungan Aspek Internal dan Eksternal,
  2. Permintaan terkait Kelayakan dari aspek-aspek yang dapat mempengaruhinya,
  3. Analisis Kebutuhan dan Analisis Keuangan
  4. Rekomendasi Kelayakan dari Rencana Pendirian atau Pengembangan Rumah Sakit tersebut.

 

Melalui penjabaran maksud, tujuan, dan ruang lingkup studi kelayakan rumah sakit sebelumnya, anda sudah tak perlu ragu lagi mengenai konsep dan manfaat dari sebuah studi kelayakan. Terutama untuk sebuah instasi pemerintah seperti rumah sakit. Bukan begitu?