Studi Kelayakan dapat dilakukan untuk menilai kelayakan investasi baik pada suatu proyek maupun bisnis yang sedang berjalan. Studi kelayakan yang dilakukan untuk menilai kelayakan sebuah proyek yang akan dijalankan disebut studi kelayakanproyek, sedangkan studi kelayakan yang dilakukan untuk menilai kelayakan dalam pengembangan sebuah usaha disebut studi kelayakan bisnis. Maksud layak atau tidaklayak disini adalah perkiraan bahwa proyek yang akan dapat atau tidak dapatmenghasilkan keuntungan yang layak bila telah dioperasionalkan. Menurut Ahmad Subagyo ”Studi Kelayakan adalah penelitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnistentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan”. Adapun yang dimaksud ide bisnis menurutnya adalah bermacam-macam bentuk, antara lain:

  1. Pendirian usaha baru
  2. Pengembangan usaha yang sudah ada, seperti merger, penambahan permodalan, penggantian teknologi, pembukaan kantor baru/cabang/perwakilan dsbnya
  3. Pembelian perusahaan dengan cara akuisisi.Sedangkan menurut Kasmir dan Jakfar yang dimaksud dengan Studi Kelayakan

Bisnis adalah ”Suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka menentukan layakatau tidak usaha tersebut dijalankan”. Ukuran kelayakan masing-masing jenis usahasangat berbeda, misalnya antara usaha jasa dan usaha non jasa seperti pendirian hoteldengan usaha pembukaan perkebunan atau usaha peternakan dengan pendidikan. Akantetapi aspek-aspek yang digunakan untuk mneytakan layak atau tidaknya adalah samasekalipun bidang usahanya berbeda. Penilaian masing-masing aspek nantinya harusdinilai secara keseluruhan bukan berdiri sendiri-sendiri.

 

Tujuan dan manfaat Studi Kelayakan Bisnis

  1. Tujuan Studi Kelayakan Bisnis

Menurut Kasmir dan Jakfar ada lima tujuan mengapa sebelum suatu usaha atau proyekdijalankan perlu dilakukan studi kelayakan yaitu:

  1. Menghindari resiko kerugian

Resiko kerugian untuk masa yang akan datang yang penuh dengan ketidakpastian,dalam hal ini fungsi studi kelayakan untuk meminimalkan resiko baik yang dapatdikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan.

  1. Memudahkan Perencanaan

Perencanaan meliputi berapa jumlah dana yang diperlukan, kapan usaha akandijalankan, dimana, bagaimana pelaksanaannya, berapa besar keuntungan yangakan diperoleh serta bagaimana mengawasinya jika terjadi penyimpangan.

  1. Memudahkan Pelaksanaan Pekerjaan

Dengan rencana yang telah tersusun maka sangat memudahkan pelaksanaan bisnis, pengerjaan usaha dapat dilakukan secara sistematik.

  1. Memudahkan Pengawasan

Dengan melaksanakan proyek sesuai rencana maka memudahkan untukmelakukan pengawasan terhadap jalannya usaha.

 

  1. Memudahkan Pengendalian

Jika dapat diawasi maka jika terjadi penyimpanganakan muidah terdeteksi,sehingga mudah untuk mengendalikan penyimpangan tersebut.

Manfaat Studi kelayakan dapat dibedakan karena dua pihak yang berkepentinganatas studi kelayakan itu sendiri:

Pihak Pertama (bagi analisis)

  1. Memberikan pengetahuan tentang cara berpikir yang sistematis (runtut) dalammenghadapi suatu masalah (problem) dan mencari jawabannya.(solusi)
  2. Menerapakan berbagai disiplin ilmu yang telah dipelajari sebelumnya danmenjadikannya sebagai alat bantu dalam penghitungan/pengukuran, penilaiandan pengambilan keputusan.c.
  3. Mengerjakan studi kelayakan berarti mempelajari suatu objek bisnis secarakomprehensif sehingga penyusunannya akan mendapatkan pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga.

Pihak kedua (bagi masyarakat)

  1. Calon Investor

Dalam menilai SKB, calon Investor lebih terkonsentrasi pada aspek ekonomisdan keuangan karena pada aspek inilah mereka dapat menentukan tingkat pengembalian modal (IRR), payback period, aliran kas, dan tentunya proyeksilaba-rugi. Disini mereka juga dapat memperhitungkan return dan resiko yangmungkin dihadapi.

  1. Mitra penyerta modal

Calon Investor biasanya membutuhkan mitra penyerta modal baik perseorangan maupun perusahaan. Hasil studi kelayakan ini akan membantucalon investor dalam meyakinkan mitranya.

  1. Perbankan

Dalam proses persetujuan perkreditan dari bank diperlukan rekomendasi yangmenyatakan bahwa proyek tersebut layak, maka diperlukan SKB

  1. Pemerintah

Penilaian Pemerintah terhadap studi kelayakan adalah biasanya yangmenyangkut pada aspek legalitas dan perizinan.(izin prinsip dan izinoperasional proyek).

  1. Manajemen Perusahaan

SKB untuk pengembangan bisnis baru akan berhububngan dengan pihakmenajemen terutama direksi.

  1. Masyarakat

Acuan penilaian masyarakat terhadap suatu proyek atau bisnis biasanya yangmenyangkut AMDAL (dampak lingkungan). Dan AMDAL ini biasanya untuk proyek-proyek besar.

 

 

 

Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp