Berbicara tentang pembangunan tentunya tidak lepas dari manfaat ekonomi yang akan di terima atau lebih tepatnya dampak social maupun ekonomi yang terjadi setelah pembangunan itu berlangsung.

Tentunya pembangunan harus di kerjakan dengan sangat hati hati, karena bila tidak di kerjakan secara hati hati maka akan berdampak negative bagi negara dan seisinya.

Studi kelayakan ialah penelitian mendalam tentang kelayakan proyek, baik secara ekonomi, social budaya, teknis, maupun keuangan. Studi kelayakan sangat berperan penting dalam menunjang pembangunan itu sendiri. Sebagai contoh apabila pembangunan tersebut tidak layak secara keuangan, namun tetap di lakukan makan hal tersebut akan berdampak negative bagi cash flow proyek.

Artinya ketika cash flow proyek negative, pembangunan yang dilakukan belum berdampak positif jangka pendek bagi. Namun bisakah di sebut proyek pembangunan jangka panjang di pisah secara sporadis begitu ?

Jawabannya tentu tidak, kajian yang akan di lakukan untuk pembangunan jangka panjang haruslah di lakukan dalam satu kajian makro. Sehingga dapat jelas secara rinci bagian bagian manakah yang akan memberikan dampak positif maupun negative sehingga pada kesimpulan pembangunan tersebut tetap layak di laksanakan dengan cara mensubsidi proyek yang belum menguntungkan. Untuk memahami hal ini kita harus melihat secara utuh bentuk kajian Studi kelayakannya tidak bisa di pisah perproyek.

Karena pada akhirnya tujuan pemerintah ialah pemerataan prekonomian rakyat dan infrastruktur.

Tentunya ini semua akan mendorong berbagai investor untuk masuk ke Indonesia dan menambah daya Tarik investasi untuk di kembangkan. Pada akhirnya seluruh wilayah Indonesia mengalami kemajuan yang merata. Inilah yang di cita –  citakan seluruh rakyat Indonesia dari sabang sampai marauke.

Dalam studi kelayakan ada beberapa asepek yang harus layak :

  1. Aspek Legal

Secara hokum di perbolehkan baik itu undang – undang maupun peraturan yang terkait, sehingga ketika pembangunan itu di lakukan memiliki landasan hukum yang kuat.

  1. Aspek Fisik & Teknis

Pembangunan yang di lakukan haruslah lolos dari kelayakan teknis dan fisik, artinya pembangunan tersebut harus layak secara teknis baik itu kontur tanah, kekuatan pembangunan dan lain sebagainya.

  1. Aspek Manajemen Proyek

Pembangunan tersebut haruslah memiiki tim yang kredible untuk di jaankan karena apabila tidak memiliki tim yang kredible maka proyek tersebut bisa saja akan mundur dan mangkrak. Sebab tidak mampu menghandle proyek yang akan di jalankan.

  1. Aspek Ekonomi

Pembangunan yang di lakukan harus lah lolos secra ekonomi artinya prekonomian daerah tersebut haruslah mampu menopang pembangunan namun lain halnya dengan pembangunan infrastruktur justru pembangunan infratruktur inilah yang akan membawa dampak ekonomi positif bagi sekitar proyek, mendorong percepatan ekonomi. Lakukan Juga Riset Pemasaran agar dapat mengetahui Needs nya. Bisa dengan menggunakan Jasa Riset Pasar Online

  1. Aspek Keuangan

Analisa keuangan tentang studi kelayakan haruslah bernilai positif dan layak secara keuangan. Menguntungkan bagi bangsa dan negara.diaspek keuangan juga akan menjelaskan berapa IRR, NPV dan Payback Period Proyek yang akan di jalankan.

Demikian penjelasan tentang peran penting Studi kelayakan dalam pembangunan Nasional.

Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp