Properti merupakan salah satu kebutuhan sekunder manusia. Ialah berupa rumah, tanah, real estate, apartemen, pertokoan dan lainnya yang bersifat tempat tinggal atau bisa ditinggali. Jenis investasi ini terbilang sangat menjanjikan dan menarik minat para pemilik modal. Harga jual setiap tahunnya tidak pernah melorot, bahkan kian melambung.

Namun demikian, berbeda dengan bisnis produk atau layanan, ada beberapa aspek yang harus dicermati dari usaha ini. Tidak hanya menarik konsumen atau penanam modal, juga perlu mengetahui perihal tanah, izin bangunan, jenis-jenis material, kondisi lingkungan hingga hal-hal yang menyangkut persaingan.

Apakah Anda bisa menjalankan semuanya sendiri? Bisa saja, tetapi yang terpenting yakni pendampingan melalui jasa konsultan properti. Sebab ini bukanlah bisnis main-main, bermodal dan berisiko besar, maka perlu dilakukan strategi agar tembus sasaran dan melaju di tengah persaingan.

Konsultan properti akan menuntun klien untuk mengetahui mana real estate yang dapat bertahan dalam jangka lama dan menguntungkan. Ialah dijalankan oleh perusahaan atau kelompok. Dalam praktiknya, mereka melakukan penelitian terlebih dahulu tentang lokasi, izin hingga lingkungan yang menyangkut masyarakat, budaya hingga kondisi sekitar.

Lantas selain itu, apa saja tugas dari jasa konsultan properti. Berikut ulasannya!

Memberi Rekomendasi

Jasa konsultan properti berusaha memberikan rekomendasi untuk calon klien. Mereka menganalisa property apa yang seharusnya di bangun dan memberikan keuntungan yang tinggi.

Di samping itu, perusahaan juga perlu mempersiapkan resume meliputi pengalaman kerja, track record dan pencapaian yang telah diraih. Biasanya, pertama kali calon klien melihat tentang ringkasan kinerja dan deskripsi pekerjaan, untuk kemudian dipertimbangkan kembali.

Melakukan penelitian

Segala sesuatu harus dimulai dari penelitian serta pengamatan. Terlebih properti merupakan hal berisiko dan benar-benar patut ditelaah lebih jauh, sebab meliputi banyak pertimbangan. Di sisi lain, ini juga berhubungan dengan investasi jangka panjang, sehingga sudah sepatutnya dilihat secara detail.

Tugas dari konsultan properti yakni mengawasi dengan saksama real estate yang tersedia. Mereka terus mengikuti tren pasar, demografi dan informasi lain yang mempengaruhi proses pembelian serta penjualan. Di samping itu juga selalu up to date tentang harga pasaran untuk memudahkan klien dalam memanfaatkan asetnya.

Membangun hubungan

Setiap bisnis membutuhkan relasi dan komunikasi. Link yang tersebar memudahkan proses penelitian dan pencarian lahan yang tepat. Di samping itu, cara ini juga menguntungkan bagi investor itu sendiri untuk memasarkan real estate baik dengan tujuan disewakan atau dijual kembali.

Konsultan properti melayani klien dengan menanyakan tentang kebutuhan mereka, apa yang disukai dan tidak, menjawab segala pertanyaan tentang proses pembelian dan memberikan solusi masalah keuangan. Semua tugas tersebut membutuhkan hubungan luas guna mempercepat langkah dan menyelesaikan segala sesuatunya.

Menangani dokumen

Klien memiliki hak untuk mengajukan berbagai pertanyaan dan tugas kepada konsultan. Tentunya mereka menginginkan yang terbaik, sehingga wajar saja apabila semua yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan real estate dilimpahkan.

Dari banyaknya tugas yang diberikan itu, salah satu kewajiban konsultan properti yakni mencatat apapun dalam sistem transparan yang juga bisa dilihat oleh klien. Selanjutnya mereka juga menyiapkan dokumen-dokumen yang terlibat dalam proses, baik menyangkut legalitas maupun buy and sell.

Konsultan Properti membutuhkan keterampilan intrapersonal yang baik. Kemampuan mereka untuk mendengarkan dan mengajukan pertanyaan dapat menjadikan semua perbedaan mudah dipahami guna membangun kepuasan pelanggan. Kualitas lain yang perlu dimiliki yakni komunikasi jelas untuk memahami informasi, negosiasi efektif dalam penyelesaian masalah serta meraih kesepakatan dan pandai dalam perhitungan yang bertujuan memberikan gambaran keuangan.

Ada dua hal pokok yang dilakukan Konsultan Properti pada tahap praperencanaan. Pertama membuat Study Optimalisasi Lahan (HBU/Highest and Best Use Analysis). Anda meminta konsultan bikin HBU karena belum tahu mau bikin apa.

Hotel atau mal atau hotel bercampur mal. Bikin perumahan atau kandang bebek. Bikin ruko (rumah toko) atau rupet (rumah petak).

Konsultan melakukan studi untuk memilih 3-5 alternatif terbaik berdasar banyak parameter (kemauan pasar, permodalan, perizinan, kesesuaian teknis, estetika, profitability). Setelah Anda merasa ada satu yang terbaik, konsultan akan membuat penajaman-penajaman.

Kedua, Anda meminta dibuatkan feasibility study (FS)/study kelayakan. Itu dilakukan hanya jika Anda sudah mantap hanya ingin bikin sesuatu, misalnya perumahan menengah berkonsep hi-tech.

Konsultan akan mengkaji apakah mimpi Anda itu tepat. Jika tepat, akan disarankan kepada Anda hal-hal untuk implementasi agar lebih mantap. Jika “tidak feasible” akan disampaikan apa saja alasannya tetapi tidak akan disarankan apa penggantinya. Mereka cuma bilang “nggak layak”.

Kadangkala Anda ingin dibuatkan market study. Ini lebih mahal daripada FS. Harga pembuatan HBU berkisar Rp80 juta – Rp400 juta, FS Rp50 juta – Rp250 juta, dan market study Rp100 juta – Rp500 juta.

Biaya lain akan muncul jika Anda minta menu tambahan. Tambo ciek lae. Professional fee dibayar 50% saat tandatangan dan 25% saat penyerahan laporan awal. Sisa 25% pelunasan saat Anda menyampaikan hasil akhir setelah koreksi-koreksi.

 

itulah kenapa konsultan property sangat di butuh kan sebelum memulai proyek property anda.

Grapadi Live Chat
Send via WhatsApp