Keputusan bisnis yang besar sebaiknya tidak hanya didasarkan pada asumsi. Perusahaan perlu memahami siapa konsumennya, apa yang mereka butuhkan, bagaimana perilaku pembelian mereka, serta bagaimana posisi produk dibandingkan kompetitor. Riset pasar membantu perusahaan memperoleh informasi tersebut sebelum mengambil keputusan.
Bagi perusahaan yang sedang mengembangkan produk, memasuki pasar baru, melakukan ekspansi, atau mengevaluasi peluang bisnis, data pasar dapat menjadi dasar untuk mengurangi ketidakpastian dan membuat strategi yang lebih terukur.
Riset Pasar Dimulai dari Pertanyaan Bisnis
Riset pasar yang baik bukan sekadar mengumpulkan sebanyak mungkin data. Prosesnya harus dimulai dari pertanyaan yang ingin dijawab.
Misalnya perusahaan ingin mengetahui apakah sebuah produk baru memiliki potensi pasar. Pertanyaannya dapat mencakup siapa target konsumennya, seberapa besar kebutuhan mereka, berapa harga yang dapat diterima, apa alasan membeli, serta produk kompetitor apa yang sudah digunakan.
Semakin jelas pertanyaan penelitian, semakin mudah menentukan data yang perlu dikumpulkan.
Memahami Target Konsumen
Salah satu fungsi utama riset pasar adalah membantu perusahaan memahami target konsumen. Informasi dapat mencakup usia, wilayah, pekerjaan, daya beli, kebiasaan konsumsi, preferensi produk, hingga faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.
Informasi tersebut kemudian dapat digunakan untuk menyusun customer segmentation dan menentukan target pasar yang lebih spesifik.
Perusahaan tidak harus menargetkan seluruh pasar. Yang lebih penting adalah menemukan segmen yang paling sesuai dengan produk, kemampuan perusahaan, dan potensi pertumbuhannya.
Kuesioner sebagai Sumber Data Primer
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi langsung dari konsumen adalah survei menggunakan kuesioner.
Kuesioner dapat digunakan untuk mengukur persepsi konsumen, tingkat kepuasan, brand awareness, preferensi produk, sensitivitas harga, hingga minat terhadap konsep bisnis tertentu.
Dalam kondisi perusahaan membutuhkan jumlah responden yang cukup besar, jasa sebar kuesioner dapat membantu proses distribusi kepada target responden sesuai kriteria penelitian.
Survey Online Memperluas Jangkauan
Perkembangan teknologi membuat pengumpulan data tidak harus dilakukan secara tatap muka. Jasa survey online memungkinkan kuesioner didistribusikan kepada responden di berbagai wilayah secara lebih fleksibel.
Namun, jumlah respons bukan satu-satunya ukuran keberhasilan survei. Kriteria responden, screening, desain pertanyaan, dan quality control tetap perlu diperhatikan agar data yang diperoleh relevan dengan tujuan penelitian.
Tidak Semua Data Harus Berasal dari Kuesioner
Riset pasar yang komprehensif biasanya menggabungkan data primer dan data sekunder.
Data primer dapat diperoleh melalui survei, wawancara, observasi, atau metode penelitian langsung lainnya. Sementara data sekunder dapat berasal dari laporan industri, statistik pemerintah, publikasi perusahaan, data kompetitor, maupun berbagai sumber informasi lainnya.
Penggabungan kedua jenis data dapat memberikan perspektif yang lebih lengkap mengenai kondisi pasar.
Analisis Kompetitor Juga Penting
Memahami konsumen saja belum cukup. Perusahaan juga perlu mengetahui siapa yang sudah melayani pasar tersebut.
Analisis kompetitor dapat melihat:
- jumlah pemain;
- harga;
- produk;
- kualitas layanan;
- lokasi;
- positioning;
- keunggulan;
- kelemahan;
- serta strategi pemasaran.
Informasi tersebut membantu perusahaan menemukan market gap dan menentukan bagaimana produk dapat memiliki diferensiasi.
Dari Data Menjadi Keputusan
Nilai riset pasar bukan terletak pada banyaknya tabel dan grafik, tetapi pada kemampuan mengubah data menjadi insight.
Misalnya survei menunjukkan bahwa konsumen memiliki minat tinggi terhadap produk tertentu. Temuan tersebut kemudian perlu dikaitkan dengan ukuran pasar, daya beli, harga kompetitor, biaya produksi, serta kemampuan perusahaan memenuhi permintaan.
Dengan demikian, hasil riset dapat digunakan untuk membantu menentukan produk, harga, target pasar, positioning, lokasi, kapasitas, maupun strategi pemasaran.
Riset Pasar dalam Perencanaan Investasi
Riset pasar juga dapat menjadi salah satu input dalam perencanaan investasi. Ketika perusahaan akan membangun fasilitas baru atau mengembangkan proyek, informasi mengenai permintaan dan karakteristik konsumen dapat digunakan sebagai dasar penyusunan asumsi bisnis.
Data tersebut kemudian dapat dihubungkan dengan analisis teknis, operasional, finansial, dan risiko dalam sebuah studi kelayakan.
Karena itu,jasa riset pasar dapat menjadi bagian penting dari proses persiapan sebelum perusahaan mengambil keputusan investasi atau ekspansi.
Kapan Perusahaan Membutuhkan Riset Pasar?
Riset pasar dapat digunakan ketika perusahaan ingin:
- meluncurkan produk baru;
- memasuki wilayah baru;
- memahami perilaku konsumen;
- mengukur kepuasan pelanggan;
- menguji konsep bisnis;
- mengetahui positioning kompetitor;
- menentukan harga;
- memperkirakan potensi permintaan;
- atau mengevaluasi peluang investasi.
Semakin besar konsekuensi finansial dari sebuah keputusan, semakin penting perusahaan memiliki data yang memadai untuk mendukung keputusan tersebut.
Grapadi Konsultan dan Pendekatan Berbasis Data
Grapadi Konsultan memandang riset pasar sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan bisnis. Data yang diperoleh dari survei maupun sumber lainnya dapat digunakan untuk memahami kondisi pasar sebelum diterjemahkan menjadi strategi.
Melalui jasa riset pasar, perusahaan dapat memperoleh informasi yang lebih terarah mengenai konsumen dan kompetitor. Sementara jasa sebar kuesioner dapat mendukung kebutuhan pengumpulan data primer sesuai target responden yang ditentukan.
Hasil riset selanjutnya dapat digunakan sebagai input untuk business plan, studi kelayakan, strategi pemasaran, pengembangan produk, maupun perencanaan investasi.
Riset pasar membantu perusahaan melihat kondisi pasar berdasarkan data, bukan hanya berdasarkan asumsi. Dengan memahami konsumen, kompetitor, ukuran pasar, dan potensi permintaan, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih terukur.
Jasa riset pasar dan jasa sebar kuesioner dapat menjadi bagian dari proses tersebut, terutama ketika perusahaan membutuhkan data primer untuk memahami perilaku dan preferensi target pasar.
Pada akhirnya, tujuan riset pasar bukan sekadar mengetahui “apa yang dipikirkan konsumen”, tetapi memahami bagaimana informasi tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan keputusan bisnis yang lebih tepat.