- Dapat menentukan serta mempertimbangkan dari seluruh aspek penting mengenai apakah suatu proyek layak untuk dijalankan.
- Perusahaan bisa memahami secara utuh terkait seluruh bagian-bagian dari proyek.
- Dapat melihat dan menemukan solusi bagi masalah yang ada saat proyek tersebut hendak dijalankan.
Jenis-Jenis Studi Kelayakan Bisnis
Berikutnya, agar hasil studi kelayakan dapat memberikan manfaat untuk semua bidang proyek. Terdapat 4 jenis studi kelayakan yang umum digunakan oleh perusahaan Setiap jenisnya tentu memiliki peran berbeda-beda, berikut ini jenis-jenis contoh Studi Kelayakan Bisnis adalah diantaranya:-
Economic Studi Kelayakan
Jenis pertama studi kelayakan adalah dari sisi ekonomi. Economic Studi Kelayakan Bisnis juga berperan sebagai tolak ukur kemampuan proyek dan dapat meningkatkan kredibilitas proyek. Hasilnya, perusahaan mampu dalam mengambil keputusan, sehingga nantinya proyek tersebut dapat berdampak positif bagi ekonomi perusahaan. -
Technical Studi Kelayakan
Jenis studi kelayakan ini bertumpu pada kapasitas teknis di perusahaan. Dengan melakukan analisis ini, perusahaan dapat terbantu dalam menentukan apakah kapasitas teknis telah berkerja sesuai kebutuhan proyek. Analisis ini juga berfungsi untuk melihat kebutuhan software dan hardware dalam sebuah proyek. -
Operational Studi Kelayakan
Analisis opreasional dalam Studi kelayakan berguna untuk memberikan penilaian terhadap sebuah proyek, apakah sudah berjalan dengan maksimal atau tidak. Jenis studi kelayakan ini juga dapat memverifikasi sejauh mana rencana proyek telah memenuhi persyaratan, dalam hal ini adalah pada tahap analisis pengembangan proyek. -
Legal Studi Kelayakan
Jenis studi kelayakan terakhir adalah legal studi kelayakan. Analisis ini berguna untuk melihat apakah ada faktor yang bertolak belakang dengan hukum dan menghindari resiko di kemudian hari.