Analisis Aspek Pasar dan Pemasaran
Di Masa lalu sebelum ilmu pemasaran berkembang dan dikenal secara luas seperti sekarang ini, setiap perusahaan berusaha untuk terlebih dahulu berproduksi sebanyak-banyaknya, baru kemudian berusaha untuk memasarkannya kembali. Dalam kondisi semacam ini mereka tidak peduli dengan kondisi permintaan yang ada, sehingga banyak diantara produsen mengalami kegagalan dan bahkan terus merugi, akibat jumlah produksi tidak sesuai dengan jumlah permintaan. Dimasa sekarang, dimana tingkat persaingan yang demikian ketat, pola seperti diatas sudah lama ditinggalkan. Banyak produsen sebelum barangnya diproduksi terlebih dahulu melakukan riset pasar dengan berbagai cara, misalnya dengan tes pasar melalui pemasangan iklan, seolah-olah barangnya sudah ada. Tujuannya tidak lain adalah untuk melihat kondisi permintaan yang ada sekarang ini terhadap produk yang akan diproduksi, apakah mendapat tanggapan atau tidak dari calon konsumennya, baik kualitas maupun harga. Dari hasil riset pasar ini perusahaan sudah dapat meramalkan berapa besar pasar yang dapat diserap dan bagaimana cara menyerap pasar yang ada, termasuk yang ada di tangan para pesaing sekarang ini. Begitu pentingnya peranan pemasaran dalam menentukan kelanjutan usaha suatu perusahaan, sehingga banyak diantara perusahaan dalam manajemennya menempatkan posisi pemasaran paling depan. Seorang pemasar harus selalu tahu lebih dahulu pasar yang akan memasukinya seperti:- Ada tidak pasa ya
- Seberapa besar pasar yang ada
- .Potensi pasar
- Tingkat persaingan yang ada, termasuk besa ya market share yang akan direbut dan market share pesaing.
Proses Mengkaji Aspek Pasar dalam Studi Kelayakan Bisnis
Proses mengkaji aspek pasar dimulai dari menilai situasi. Suatu keputusan aspek pasar harus dilandasi dengan pengertian dan pemahaman atas situasi dan perkembangan dunia usaha pada umumnya dan aspek pasar yang bersangkutan khususnya seperti:- Sifat Pasar
- Persaingan, monopoli, bebas dan lain-lain.
- Jumlah produsen yang telah ada dan perkiraan penambahan.
- Besa ya permintaan pasar (terhadap produksi yang sejenis) dan potensi pertumbuhan.
- Pangsa pasar, potensi dan pertumbuhan.
- Perilaku Konsumen
- Lapisan masyarakat pembeli;
- Sebab atau dorongan dan motivasi untuk membeli;
- Kapan dan dimana, volumenya berdasarkan musiman, atau relatif tetap. Membelinya di pasar, di toko atau di pabrik berdasarkan pesanan/agen.
- Market Environment
- Politik dan peraturan, seperti peraturan-peraturan yang akan atau sedang diberlakukan, syarat keselamatan, dan lain-lain.
- Sosial dan ekonomi seperti perubahan komposisi kependudukan, pekerja wanita, lokasi, nilai-nilai yang sedang menonjol.
- Teknologi, kemajuan aspek teknologi, adanya penemuan baru mengenai proses produksi serta peralatan yang mendukungnya.
Program Pengkajian Aspek Pasar dan Pemasaran
Program merangkum tugas-tugas yang spesifik dan memusatkan pada sasaran tunggal, seperti pengembangan suatu produk untuk mendukung suatu strategi perusahaan yang lebih besar. Contoh problem definition beserta program pengkajian aspek pasar suatu produk dapat meliputi:- Segmen. Ketentuan segmen/pangsa pasar yang akan dijadikan sasaran. Identifikasi manfaat segmen pangsa pasar yang bersangkutan.
- Pola dan Jaringan. Sejauh mana jaringan distribusi yang direncanakan. Kemudian bagaimana pola distribusi, menggunakan sistem pengecer (retailer) dan lain-lain.
- Promosi. Pemilihan cara dan media promosi, lalu seberapa besar skala promosi yang akan dilakukan.